Selasa, 07 Januari 2020

MATERI AJAR KELAS 3 B HARI RABU 8 JANUARI 2020

MATERI AJAR KELAS 3 B HARI RABU 8 JANUARI 2020



Hari / Tanggal     :  Rabu 8 Januari 2020
Tema                    ; Cuaca
Sub Tema             : Keadaan Cuaca
PB Ke 3



MATERI  AJAR


Matematika


Mengidentifikasi pecahan sebagai bagian dari benda konkret dengan tepat
Menyajikan pecahan menggunakan benda konkret dengan benar..

• Guru bertanya jawab dengan siswa, apa yang
biasa mereka makan saat sarapan pagi?

• Siswa menjawab dengan jawaban yang
beragam. Ada siswa yang akan menjawab,
“Nasi putih dengan telur dadar.” Ada siswa yang
menjawab “Roti.” Mungkin ada juga siswa yang
menjawab “Nasi Goreng.”

• Guru mengapresiasi jawaban yang siswa
berikan. Lalu, guru menyampaikan pesan bahwa
sarapan sangat penting untuk kesehatan.
Khususnya, untuk menjaga kondisi tubuh
selama berada di sekolah seharian.

• Siswa diminta mengamati telur dadar yang
dibawa guru dari rumah. Lalu, telur tersebut
dipotong menjadi 8 bagian. Kemudian 2 bagian
diberikan pada siswa.

• Mintalah siswa menuliskan lambang pecahan
untuk 8 potong telur yang ada, lalu diambil 2
potong. Berapakah lambang pecahannya?

• Lalu, ambil lagi 4 potong telur dadar. Mintalah
siswa menuliskan lambang pecahannya.

• Guru dapat mencontohkan dengan benda
konkret lainnya. Bisa dengan buah timun, apel,
wortel, atau benda lain yang mudah didapat di
lingkungan sekolah.

• Perkuat konsep tentang pecahan sederhana
pada siswa.

Bahasa Indonesia

Memahami keadaan cuaca dan pengaruhnya terhadap kehidupan manjusia
Mengidentifikasi informasi mengenai keadaan cuaca dengan benar.
Menyebutkan ciri ciri perubahan cuaca dengan benar.


A. Hubungan antara keadaan langit dan cuaca
Awan yang kamian lihat itu berbentuk gumpalan-gumpalan putih yang menyerupai kapas. Hal tersebut menandakan bahwa cuaca disekitamu amat cerah. Cuaca yang menguntungkan pelayaran dan penerbangan. Prakiran cuaca sangat berguna bagi kegiatan penerbangan dan pelayaran karena dapat mengetahui kemungkinan cuaca yang akan terjadi.



1. Cuaca panas
Cuaca panas artinya matahari bersinar terang dan udara terasa panas. kulit yang terkena matahari terasa seperti terbakar. Hal ini terjadi karena suhu udara yang amat tinggi.

2. Cuaca cerah
Cuaca cerah artinya cuaca tidak berawan, langit terang dan cahaya matahari bersinar dengan terangnya, udara terasa hangat.

3. Cuaca berawan
Cuaca berawan artinya langit diliputi awan. Udara tidak begitu panas karena sinar matahari yang menyinari bumi terhalang oleh awan.

4. Cuaca dingin
Cuaca dingi artinya udara terasa dingin dibandingkan udara dengan suhu udara pada umumnya. Udara saat itu amatlah rendah sehingga terasa dingin.

5. Cuaca hujan
Awan terbentuk dari uap air dilangit yang mengembun. Uap air itu mengembun karena udara dingin dilangit. Jika butiran-butiran air dalam awan bertambah banyak dan tetesannya cukup besar, maka akan jatuh sebagai hujan. Besar kecilnya hujan dapat di ukur dengan alat yang disebut Regenmeter.

Berikut ini beberapa simbol yang digunakan untuk menunjukan kondisi cuaca.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpwdETqkJH1fxtiz73RH2SR7G-0NLJxoS8j9lgh9-u0PgXUeTkHvVe_cbmERO23KDrBTyoIM5T-j0xeXokZ5mEbK037SitYBdV9lY9lr9CKIgAe8IgbipQLI1fvYLZMnoyzYXQQ6htMY75/s1600/IMG_20180207_175857.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpwdETqkJH1fxtiz73RH2SR7G-0NLJxoS8j9lgh9-u0PgXUeTkHvVe_cbmERO23KDrBTyoIM5T-j0xeXokZ5mEbK037SitYBdV9lY9lr9CKIgAe8IgbipQLI1fvYLZMnoyzYXQQ6htMY75/s1600/IMG_20180207_175857.jpg



B. Cuaca mempengaruhi kegiatan manusia
Cuaca mempengaruhi kegiatan manusia. Orang melakukan kegiatan juga mempertimbangkan keadaan cuaca. Pedagang es akan menjajakan dagangannya ketika cuaca panas. Pada waktu cuaca dingin, pedagan serbat lebih banyak pembelinya, karena untuk menghangatkan badan.

Petani menggunakan pengetahuan tentang cuaca untuk menentukan jenis tumbuhan yang akan ditanam. Pilot pesawat terbang perlu mengetahui keadaan cuaca sebelum menerbangkan pesawatnya. Nelayan di saat akan berangkat mencari ikan tidak akan menjalankan perahunya jika melihat langit dalam keadaan gelap. Nahkoda kapal melakukan pengamatan dari alat pengukur cuaca untuk mengetahui jejak topan dan badai di laut. Begitu juga dengan pengrajin genteng dan batu bata, mereka menjemur hasil cetakan batu bata pada musim panas, cuaca cerah. Hal ini disebabkan karena pengeringan genteng dan batu bata secara tradisional membutuhkan banyak sinar matahari.

Ketika kita berada di pesisir pantai, banyak kita jumpai petani garam tradisional sedang meratakan garam yang mereka jemur. Proses pengeringan garam membutuhkan sinar matahari. Dengan demikian, beberapa kegiatan manusia dapat dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Namun, dengan adanya teknologi modern, lambat laun kegiatan pengeringan dapat dilakukan tanpa dipengaruhi oleh cuaca.

Akhirnya secara langsung yang masih dipengaruhi oleh cuaca yaitu ketika musim dingin tiba manusiaa selalu memakai pakaian yang tebal agar tubuhnya terasa hangat namun, saat musim panas manusia merasa kegerahan dalam memakai pakaian yang tipis serta dapat menyerap keringat, misal katun.

Orang-orang di benua Eropa mengalami empat musim, yaitu musim gugur, musim semi, musim dingin dan musim panas. Ketika musim salju dan musim dingin tiba, mereka tidak kuat menahan udara yang sangat dingin. Rumah-rumah mereka dilengkapi dengan perapian sebagai penghangat tubuh. Baju-baju yang yang dikenakan sangat tebal, kadang dilengkapi dengan kaos tangan dan penutup kepala.

Kondidi cuaca dipengaruhi oleh kelembaban udara, kecepatan angin dan suhu udara di suatu daerah pada waktu tertentu.

Kecepatan angin dapat di ukur dengan alat yang disebut Anemometer. Keberadaan angin dapat dimanfaatkan dalam penerbangan, pelayaran, nelayan, terbang layang dan masih banyak lagi. Angin darat bertiup dari darat kelaut yang dimanfaatkan para nelayan ketika berangkat mencari ikan. Angin laut bertiup dari laut kedaratan dan dimanfaatkan para nelayan yang hendak pulang melaut.

Dengan demikian, cuaca dapat mempengaruhi kegiatan manusia dan pakaian yang dikenakannya.


SBdP


Menyanyikan lagu yang memiliki pola irama sederhana
Membaca pola irama sederhana pada lagu


• Setelah membaca kisah Persahabatan Matahari
dan Awan, siswa dan guru akan belajar menyanyi
lagu Kulihat Awan ciptaan Pak A.T. Mahmud.

• Nyanyikanlah berulang kali sehingga siswa
mengenal dengan baik irama lagunya.

• Ajak siswa untuk merasakan irama pada baris
per baris. Apakah mereka merasakan kalimat
pada baris lagu sampai selesai? Misalnya, pada
baris 1 dan 2, Kulihat awan; Seputih kapas.
Nah, pada baris 1 dan 2, irama lagunya sama.
Ketika kita nyanyikan, kita dapat merasakan
informasinya lengkap, “Kita melihat awan yang
warnanya putih seperti kapas.” Lakukan hal
yang sama untuk baris berikutnya.

• Tandai pola irama yang sama pada lagu tersebut.

• Nyanyikan bersama pola irama yang sama.

• Menyanyi sesuai dengan pola irama akan

membuat lagu terdengar lebih harmonis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATEMATIKA KELAS 2 MENGURUTKAN BILANGAN

  Nama Guru        : Bayu kurniawan, S.Pd. Mata Pelajaran   : Matematika Hari/ Tanggal     : Kamis / 23 April 2026 Kelas                  : ...