Senin, 30 September 2019

Tema 3(Sub.Tema 4)Pembelajaran 2 MATERI AJAR KELAS III B

Tema 3(Sub.Tema 4)Pembelajaran 2

MATERI AJAR KELAS III B
TAHUN PELAJARAN 2019/2020

TEMA 3(Sub.Tema 4)
Pembelajaran :  2
Hari/Tanggal :Selasa,     1      Oktober  2019

Bahasa Indonesia
Asyiknya Membuat Gulali

Gulali adalah sejenis permen yang terbuat dari gula pasir. Rasanya manis dan mudah membuatnya. Sambil membuat gulali, cermati perubahan wujud yang terjadi!
Alat dan Bahan
500 gram gula pasir
Pewarna makanan
250 mL air matang
Tusuk sate

Cara Membuat
Campurkan 500 gram gula pasir dengan 250 mL air matang. Kemudian, tambahkan pewarna jika diper lukan.
Aduk campuran tersebut hingga merata. Kemudian, panaskan di atas api sedang.
Aduk-aduk terus hingga mendidih dan airnya mulai berkurang. Setelah itu, angkat dari api dan diamkan sampai adonan mengental.
Jika sudah dingin dan mengental, maka adonan gulali tersebut sudah boleh
dibentuk. Lilitkan pada tusuk sate dan bentuk menjadi aneka bentuk yang kamu sukai.

1.Siswa mengerjakan soal halaman 186
PKN
NILAI-NILAI DALAM GOTONG ROYONG
Jika dilihat sekilas, gotong royong tampaknya hanya terlihat seperti suatu hal yang mudah dan sederhana. Namun dibalik kesederhanaannya tersebut, gotong royong menyimpan berbagai nilai yang mampu memberikan nilai positif bagi masyarakat. Nilai-nilai positif dalam gotong royong antara lain:


1. Kebersamaan
Gotong royong mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat. Dengan gotong royong, masyarakat mau bekerja secara bersama-sama untuk membantu orang lain atau untuk membangun fasilitas yang bisa dimanfaatkan bersama.
2. Persatuan
Kebersamaan yang terjalin dalam gotong royong sekaligus melahirkan persatuan antar anggota masyarakat. Dengan persatuan yang ada, masyakarat menjadi lebih kuat dan mampu menghadapi permasalahan yang muncul.
3. Rela berkorban
Gotong royong mengajari setiap orang untuk rela berkorban. Pengorbanan tersebut dapat berbentuk apapun, mulai dari berkorban waktu, tenaga, pemikiran, hingga uang. Semua pengorbanan tersebut dilakukan demi kepentingan bersama. Masyarakat rela mengesampingkan kebutuhan pribadinya untuk memenuhi kebutuhan bersama.
4. Tolong menolong
Gotong royong membuat masyarakat saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain. Sekecil apapun kontribusi seseorang dalam gotong royong, selalu dapat memberikan pertolongan dan manfaat untuk orang lain.
5. Sosialisasi
Di era modern, kehidupan masyarakat cenderung individualis. Gotong royong dapat membuat manusia kembali sadar jika dirinya adalah maskhluk sosial. Gotong royong membuat masyarakat saling mengenal satu sama lain sehingga proses sosialisasi dapat terus terjaga keberlangsungannya.
Siswa mengerjakan soal halaman 189

Minggu, 29 September 2019

materi 3 B

MATERI AJAR KELAS 3 B HARI SENIN 30 SEPTEMBER 201



 Hari /Tanggal       Senin 30 September 2019
 Tema 3 ( Benda di Sekitarku )
 Sub Tema 4 ( Keajaiban Perubahan Wujud di Sekitarku )
 PB Ke 1


MATERI  AJAR

1. Bahasa Indonesia


Hasil gambar untuk gambar petani garamHasil gambar untuk gambar petani garam


Hasil gambar untuk gambar petani garam


BERTANI GARAM

Garam merupakan komoditas yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat kita, bayangkan saja jika tidak ada garam akan hambar terasa hidup kita begitu kata pepatah mengatakan. Garam tidak hanya bisa dijadikan bahan konsumsi namun garam juga bisa dikategorikan dalam bahan industri, seperti industri penyamakan kulit, pengeboran minyak lepas pantai dll.


Proses pembuatan garam secara tradisional bisa dibilang ada dua jenis yaitu dengan metode penguapan dengan sinar matahari di tambak – tambak garam dan dengan cara teknik perebusan (garam rebus).
Untuk proses pembuatan garam dengan penguapan sinar matahari biasanya para petani garam membuat garam dengan metode petakan – petakan untuk penguapan, untuk mendapatkan hasil garam yang baik dengan kristal yang besar, petani garam biasanya secara langsung menguapkan air laut yang dialirkan pada petakan – petakan untuk menghasilkan kadar baume (massa jenis cairan / kepekatan / kekentalan) yang tinggi sekitar 20 – 25 Be (untuk pengukuran menggunakan Baumemeter) tapi biasanya untuk petani tradisional mereka menggunakan insting saja, sangat jarang sekali petani tradisional menggunakan alat baumemeter.

IMG_0164


Setelah mengalirkan air pada tiap petakan untuk menghasilkan kadar baume yang diinginkan dengan teknik penguapan sinar matahari, setelah itu air laut dimasukan ke petakan khusus untuk meja garam lalu diuapkan dengan sinar matahari selama 7 hari lalu dengan sendirinya air tersebut akan berkurang dan menjadi Kristal garam.
Beda halnya dengan proses perebusan garam, untuk proses pembuatan garam dengan metode perebusan yang tradisional biasanya pertama kali yaitu dengan menggunakan garam yang masih kasar yang sudah jadi lalu dilarutkan dengan air, setelah air sudah tercampur dan garam sudah terlarut air tersebut biasanya difilter (disaring) agar air jernih, setelah melalui proses penyaringan air tersebut direbus dengan menggunakan bara api sekitar 3 – 4 jam bahkan lebih, setelah itu jadilah garam rebus. Perbedaan garam rebus dengan pembuatan garam yang mengunakan teknik penguapan panas matahari ialah jika garam rebus hasilnya lebih halus sedangkan garam dengan menggunakan pemanasan matahari akan lebih kasar (Kristal garam).

2.Matematika
konversi waktu

Hasil gambar untuk gambar jam
1 menit     = 60 detik
Satuan waktu yang sering digunakan adalah jam, menit dan detik. Berikut hubunganya :
Gambar Foto Cara Menghitung Satuan Waktu Matematika Kelas 6 SD - hubungan satuan waktu
1.Andi tinggal di Sragen selama 5 tahun 7 bulan. Andi tinggal di Sragen selama .. bulan
A. 67
B. 76
C. 87
D. 78
2 Ari berlari mengelilingi lapangan sebanyak 3 kali. Jika setiap mengelilingi lapangan dibutuhkan waktu 35 menit, maka untuk mengelilingi lapangan 3 kali dibutuhkan waktu...
A. 1 jam 25 menit
B. 1 jam 45 menit
C. 1 jam 35 menit
D. 1 jam 55 menit
3. Hasan mengerjakan 20 soal matematika. Setiap soal memerlukan waktu 10 menit. Jika Hasan mulai mengerjakan soal pada pukul 08.25, maka Hasan selesai mengerjakan soal pada pukul ...
A. 11:45
B. 09:45
C. 10:45
D. 12:45
4.1jam40enit + 40 menit = ...
A. 1 jam 85 menit
B. 2 jam 25 menit
C. 3 jam 85 menit
D. 4 jam 25 menit
5 Sekarang pukul 17.35 WIB. Berarti 75 menit yang lalu pukul ...
A. 16.20 WIB
B. 16.40 WIB
C. 15.20 WIB
D. 15.40 WIB
\6 aktu yang di tunjukkan pada jam di samping adalah ...
Soal Operasi Hitung Satuan Waktu dan Jawaban (MTK SD Kelas)
A. 22:30
B. 06:48
C. 21:30
D. 18:48
7 Bila jarum pendek ke arah angka tiga dan jarum panjang ke arah angka sembilan pada sore hari. Maka 45 menit kemudian pukul ...
A. 10.00
B. 18.00
C. 03.30
D. 16.30
8 Gambar yang menunjukan pukul 18.15 adalah

Soal Operasi Hitung Satuan Waktu dan Jawaban (MTK SD Kelas)
9. ia berangkat sekolah diantar ayahnya menggunakan motor. Jika Via berangkat pukul 07.05 dan sampai di sekolah pukul 07.45. Berapa lama perjalanan Via ke sekolah?
A. 30 menit
B. 40 menit
C. 45 menit
D. 1 jam
10. ka sekarang pukul 21.15, maka 50 menit yang akan datang pukul ...
A. 22.00
B. 22.05
C. 22.10
D. 23.15

3. SBDP
cara melipat baju
Hasil gambar untuk gambar orang melipat bajuHasil gambar untuk gambar orang melipat baju

Hasil gambar untuk gambar orang melipat baju


Letakkan baju di permukaan yang datar dengan bagian depan berada di bawah.Anda kini melihat bagian belakang baju.
Haluskan baju. Luruskan bagian-bagian yang mengkerut atau kusut, sehingga baju Anda rapi di bagian depan dan belakang.
Lipat bagian kanan terlebih dahulu. Lipat sekitar sepertiga badan ke dalam. Garis lipatan berawal di tengah-tengah bagian bahu dan berakhir pada ekor baju. Anda kini melihat bagian belakang baju Anda dengan sepertiga bagian depan terlipat ke belakang.
Lipat lengan baju. Lipat lengan baju ke depan, menciptakan lipatan sudut di bagian bahu. Lengan harus sejajar dengan tepi lipatan tubuh bagian pertama.
Lipat bagian kiri dengan cara yang sama. Pastikan Anda meratakan setiap kerutan yang muncul di masing-masing sisi sebelum melanjutkan.
Buat lipatan bawah pertama. Buatlah lipatan sekitar beberapa inci dari ekor baju.
Lipat sisa pakaian. Lipat bagian bawah baju ke atas. Bagian ekor baju seharusnya berada persis di bawah kerah baju dalam tahap ini.

Kamis, 26 September 2019

MATERI AJAR KELAS 3 B HARI JUMAT 27 SEPTEMBER 2019

MATERI AJAR KELAS 3 B HARI JUMAT 27 SEPTEMBER 2019



Hari /Tanggal        Jumat 27 September 2019
Tema 3 ( Benda di Sekitarku )
Sub Tema 3 ( Perubahan Wujud Benda )
PB Ke 5


MATERI  AJAR


1. Bahasa Indonesia

Menyusun Paragraf Berdasarkan Gambar Beserta Langkahnya


Dalam pelajaran Bahasa Indonesia  terdapat materi mengenai menyusun paragraf berdasarkan gambar. Sebenarnya penyusunan paragraf tidak hanya berdasarkan kata saja, melainkan dapat berdasarkan gambar juga. Dalam hal ini biasanya menggunakan beberapa gambar seri yang dirangkai menjadi sebuah paragraf. Gambar inilah yang nantinya akan disusun secara urut hingga menjadi sebuah rangkaian kalimat yang membentuk paragraf. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan langkah langkah menyusun paragraf berdasarkan gambarnya. Langsung saja dapat anda simak di bawah ini.
Pada umumnya dalam menyusun paragraf berdasarkan gambarnya menggunakan gambar gambar seri. Gambar seri ialah rangkaian dari beberapa gambar yang menggambarkan sebuah peristwa. Tiap tiap bagian dari gambar tersebut memiliki ceritanya masing masing. Kemudian gambar inilah yang nantinya disusun secara urut hingga membentuk cerita yang runtut dan menarik. Langkah pertama dalam menyusun gambar seri ialah menentukan judul cerita dari gambar tersebut. Langkah selanjutnya ialah penentuan peristiwa pertama pada gambar. Peristiwa tersebut harus disusun dengan urut dan logis.

Di bawah ini terdapat langkah langkah menyusun paragraf berdasarkan gambar hingga membentuk karangan yang runtut :
  1. Pemberian judul.
  2. Urutkan gambarnya secara logis (jika belum urut).
  3. Buat kalimat yang menjelaskan gambar tadi.
  4. Setelah itu susun kalimat hingga membentuk cerita yang urut dan baik.
Untuk lebih memahami mengenai materi ini, saya juga menyajikan beberapa contoh soal menyusun paragraf berdasarkan gambar berikut

Perhatikan contoh gambar seri di bawah ini!



Berdasarkan gambar diatas dapat kita ketahui bahwa gambarnya belum urut. Sebelum menyusun paragraf berdasarkan gambar berikut, terlebih dahulu menentukan judul ceritanya. Judul cerita dari gambar di atas ialah "Kecelakaan Mobil". Urutan cerita logisnya diawali dengan gambar no 1, 3, 2, kemudian gambar no. 4.
Catatan : Dasar utama menyusun paragraf berdasarkan gambar ialah ketelitian dalam memperhatikan gambar ceritanya.



Berdasarkan gambar diatas dapat kita susun menjadi sebuah paragraf yaitu :

Pak guru memperhatikan murid muridnya yang sedang belajar menggambar. Pelajaran menggambar tersebut dilakukan dengan tenang dan hitmat. Bahkan tidak ada satu siswapun yang gaduh saat pelajaran tersebut.

Urutkanlah kalimat-kalimat berikut, kemudian susunlah menjadi paragraf yang baik!


.1    Namun, anehnya kami tidak merasa lelah sama sekali.
2.    Kami berangkat menuju Pantai Bojongsalawe pada pukul 05.00 WIB. 
3.    Setibanya di sana kami segera bermain dengan gembira.
4.    Jarak pantai itu dari rumah kami cukup jauh. 

SOAL II
1.    Terlebih pada musim kemarau, hidup bagai di neraka. 
2.    Halaman rumah kami sangat gersang.
3.    Tidak ada satu pohon pun di sana.
4.    Setiap siang udara terasa panas

SOAL III
1.    Dia tidak melihat-lihat keadaan tempat berlari.
2.    Benang layang-layang Andri tiba-tiba putus.
3.    Akibatnya, dia tertabrak sepeda motor.
4.    Dia berlari mengejar layang-layangnya. 

SOAL IV
1.    Para siswa giat berlatih.
2.    Sekolah akan mengadakan pentas kesenian.
3.    Mereka berlatih seminggu sekali.
4.    Pada hari pelaksanaannya, mereka tampil mempesona.

SOAL V
1.    Jalan-jalan tergenang air dan sulit dilewati.
2.    Hari ini hujan turun begitu derasnya.
3.    Orang-orang pun menjadi enggan ke mana-mana.
4.    Airnya tidak hanya membasahi tanah

2. PPKN

Untuk siswa sekolah dasar, belajar dengan cara berkelompok merupakan salah satu cara bekerja sama dengan orang lain. Selain itu belajar kelompok dapat pula meningkatkan tolerasi dengan cara belajar menerima dan menghargai kelebihan dan kekurangan orang lain. Bahkan metode ini dapat pula meningkatkan rasa percaya diri karena sebagian siswa merasa lebih nyaman menyampaikan ide-idenya dalam kelompok kecil. 

Sebagai guru dalam memilih anggota kelompok kadang-kadang hanya asal menunjuk dengan hitungan 1,2,3 dan seterusnya. Sering pula, guru cenderung memerhatikan satu aspek saja dalam menunjuk anggota kelompok. Misalnya berdasarkan persamaan kompetensi akademik. Padahal keanekaragaman individu dalam kelompok sebenarnya justru memperkaya dinamika kelompok karena mereka akan melengkapi kekurangan orang lain dengan kelebihan dari masing-masing individu. 

Ketika keanekaragaman ini bertemu dalam satu tim, secara langsung maupun tidak semua anggota akan belajar hal baru dari orang lain. Misalnya, siswa pemalu akan belajar dari anggota tim yang pandai mengungkapkan pendapat secara logis dan runtut. Atau siswa yang biasa menjadi pengikut akan belajar bagaimana memimpin dan mengatur kelompok dari anggota tim yang punya jiwa kepemimpinan

Siswa di bagi menjadi beberapa kelompok
Menuliskan tugassetiap anggota kelompok di buku siswa.
Mencari tahu tentang perubahan wujud benda .

3. Matematika

Cara dan Contoh Soal Cerita tentang Menyelesaikan Soal yang Berkaitan dengan Operasi Hitung Konversi Satuan Ukuran Berat yang Berbeda- Bagaimana menghitung operasi hitung konversi satuan ukuran berat yang pokok dalam matematika mulai kilogram (kg), hektogram (hg), dekagram (dag), gram (g), desigram (dg), sentigram (cg) dan mili gram (mg) ?, bagaimana juga cara menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan ukuran berat lainnya seperti kuintal, ton, pon, dan ons?.
Untuk menyelesaikan soal yang berkaitan dengan operasi hitung konversi satuan berat yang berbeda, maka kita harus ingat tentang konversi satuan ukuran berat dan/atau kesetaraan antarsatuan ukuran berat.

Menyelesaikan Soal yang Berkaitan dengan Operasi Hitung Konversi Satuan Berat yang Berbeda

Konversi kilogram ke gram
Contoh soal dan jawaban tentang operasi hitung mengubah satuan kilogram menjadi gram:
  • 1 kg = ... g
  • Dari kg ke g turun 3 level ( 1 x 1.000 = 1.000), jadi 1 kg = 1.000 g
  • 2 hg = ... dg
  • Dari hg ke dg turun 3 level  ( 2 x 1.000 = 2.000 ), jadi 2 hg = 1.000 dg

MATEMATIKA KELAS 2 MENGURUTKAN BILANGAN

  Nama Guru        : Bayu kurniawan, S.Pd. Mata Pelajaran   : Matematika Hari/ Tanggal     : Kamis / 23 April 2026 Kelas                  : ...