MATERI AJAR KELAS 3 B HARI JUMAT 10 JANUARI 2020
Hari / Tanggal Jumat 10 Januari 2020
Tema Cuaca
Sub Tema Keadaan Cuaca
PB Ke 5
MATERI AJAR
Bahasa Indonesia
Menentukam kata mengenai keadaan dengan tepat
Mengidentifikasi informasi mengenai keadaan cuaca dengan benar.
Tema Cuaca
Sub Tema Keadaan Cuaca
PB Ke 5
MATERI AJAR
Bahasa Indonesia
Menentukam kata mengenai keadaan dengan tepat
Mengidentifikasi informasi mengenai keadaan cuaca dengan benar.
Pernakah kalain mendengar prakiran cuaca? Prakiran cuaca dilakukan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Contoh prakiran cuaca misalnya Jakarta cerah, Solo berawan dan Bali hujan. Apakah cuaca itu? Cuaca adalah keadaan udara pada suatu waktu, yang meliputi suhu, tekanan, kelembaban, angin dan awan.
A. Hubungan antara keadaan langit dan cuaca
Awan yang kamian lihat itu berbentuk gumpalan-gumpalan putih yang menyerupai kapas. Hal tersebut menandakan bahwa cuaca disekitamu amat cerah. Cuaca yang menguntungkan pelayaran dan penerbangan. Prakiran cuaca sangat berguna bagi kegiatan penerbangan dan pelayaran karena dapat mengetahui kemungkinan cuaca yang akan terjadi.
1. Cuaca panas
Cuaca panas artinya matahari bersinar terang dan udara terasa panas. kulit yang terkena matahari terasa seperti terbakar. Hal ini terjadi karena suhu udara yang amat tinggi.
2. Cuaca cerah
Cuaca cerah artinya cuaca tidak berawan, langit terang dan cahaya matahari bersinar dengan terangnya, udara terasa hangat.
3. Cuaca berawan
Cuaca berawan artinya langit diliputi awan. Udara tidak begitu panas karena sinar matahari yang menyinari bumi terhalang oleh awan.
4. Cuaca dingin
Cuaca dingi artinya udara terasa dingin dibandingkan udara dengan suhu udara pada umumnya. Udara saat itu amatlah rendah sehingga terasa dingin.
5. Cuaca hujan
Awan terbentuk dari uap air dilangit yang mengembun. Uap air itu mengembun karena udara dingin dilangit. Jika butiran-butiran air dalam awan bertambah banyak dan tetesannya cukup besar, maka akan jatuh sebagai hujan. Besar kecilnya hujan dapat di ukur dengan alat yang disebut Regenmeter.
Berikut ini beberapa simbol yang digunakan untuk menunjukan kondisi cuaca.
Awan berpengaru terhadap keadaan cuaca. Awan dapat memberikan petunjuk keadaan cuaca.
B. Cuaca mempengaruhi kegiatan manusia
Cuaca mempengaruhi kegiatan manusia. Orang melakukan kegiatan juga mempertimbangkan keadaan cuaca. Pedagang es akan menjajakan dagangannya ketika cuaca panas. Pada waktu cuaca dingin, pedagan serbat lebih banyak pembelinya, karena untuk menghangatkan badan.
Petani menggunakan pengetahuan tentang cuaca untuk menentukan jenis tumbuhan yang akan ditanam. Pilot pesawat terbang perlu mengetahui keadaan cuaca sebelum menerbangkan pesawatnya. Nelayan di saat akan berangkat mencari ikan tidak akan menjalankan perahunya jika melihat langit dalam keadaan gelap. Nahkoda kapal melakukan pengamatan dari alat pengukur cuaca untuk mengetahui jejak topan dan badai di laut. Begitu juga dengan pengrajin genteng dan batu bata, mereka menjemur hasil cetakan batu bata pada musim panas, cuaca cerah. Hal ini disebabkan karena pengeringan genteng dan batu bata secara tradisional membutuhkan banyak sinar matahari.
Ketika kita berada di pesisir pantai, banyak kita jumpai petani garam tradisional sedang meratakan garam yang mereka jemur. Proses pengeringan garam membutuhkan sinar matahari. Dengan demikian, beberapa kegiatan manusia dapat dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Namun, dengan adanya teknologi modern, lambat laun kegiatan pengeringan dapat dilakukan tanpa dipengaruhi oleh cuaca.
Akhirnya secara langsung yang masih dipengaruhi oleh cuaca yaitu ketika musim dingin tiba manusiaa selalu memakai pakaian yang tebal agar tubuhnya terasa hangat namun, saat musim panas manusia merasa kegerahan dalam memakai pakaian yang tipis serta dapat menyerap keringat, misal katun.
Orang-orang di benua Eropa mengalami empat musim, yaitu musim gugur, musim semi, musim dingin dan musim panas. Ketika musim salju dan musim dingin tiba, mereka tidak kuat menahan udara yang sangat dingin. Rumah-rumah mereka dilengkapi dengan perapian sebagai penghangat tubuh. Baju-baju yang yang dikenakan sangat tebal, kadang dilengkapi dengan kaos tangan dan penutup kepala.
Kondidi cuaca dipengaruhi oleh kelembaban udara, kecepatan angin dan suhu udara di suatu daerah pada waktu tertentu.
Kecepatan angin dapat di ukur dengan alat yang disebut Anemometer. Keberadaan angin dapat dimanfaatkan dalam penerbangan, pelayaran, nelayan, terbang layang dan masih banyak lagi. Angin darat bertiup dari darat kelaut yang dimanfaatkan para nelayan ketika berangkat mencari ikan. Angin laut bertiup dari laut kedaratan dan dimanfaatkan para nelayan yang hendak pulang melaut.
Dengan demikian, cuaca dapat mempengaruhi kegiatan manusia dan pakaian yang dikenakannya.
PPKn
Memberikan contoh sikap bersatu dalam keberagaan di lingkungan sekitar dengan baik.
Bersikap peduli dengan tolong menolong sebagai wujud bersatu dalam keberagaman di
lingkungan sekitar
Memaknai Keberagaman
Berbeda tak berarti harus berpisah; berbeda tak berarti tak dapat untuk bersatu; bahwa berbeda harus kita sikapi dalam konteks ke-gotong-royong-an. Upaya ini harus kita tujukan demi mencapai tujuan bersama dalam ruang kebersamaan bernama Indonesia. Dasar berpikir seperti inilah yang kemudian menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Tanah Air Nusantara ini: berbeda-beda tetap satu jua.
Tentu bisa dipastikan bahwa hampir seluruh warga masyarakat paham akan makna semboyan tersebut. Hanya saja, maraknya tindak kekerasan atas nama golongan tertentu, diskriminasi berujung intimidasi, sebut misalnya kasus yang pernah dan mungkin sampai hari ini menimpa kelompok Ahmadiyah dan Syiah, juga yang menimpa mereka-mereka yang berpaham Komunisme atau Liberalisme, jelas memunculkan tanda tanya yang sangat besar.
Benarkah Indonesia masih menjadikan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai satu landasan hidup dalam berbangsa dan bernegara? Oleh karena hadirnya tindak kekerasan semacam itu, memaksa kita untuk me-redifinisi dan bahkan mendekonstruksi kembali cara pandang kita terhadap makna keberagamaan.
Secara esensi, keberagamaan yang berakar makna dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sungguh tak hanya berakhir sebagai seruan bersatu dalam perbedaan. Lebih jauh, esensi darinya tersebut juga meniscayakan adanya jiwa toleransi: sikap saling harga-menghargai.
Betapa pun tak sukanya kita atas suatu pandangan hidup tertentu, tak berarti bahwa pandangan hidup kitalah yang lebih benar dan harus diberlakukan dalam konteks kehidupan bersama di ruang publik. Bahwa menurut kita mungkin iya, tapi belum tentu berlaku bagi semua.
Matematika
Mengidentifikasi pecahan sebagai bagian dari benda konkrit dengan tepat.
Menyajikan pecahan mengunakan benda konkrit dengan benar.
- Menjelaskan sifat-sifat operasi hitung pada bilangan cacah. Menyelesaikan masalah yang melibatkan penggunaan sifat-sifat operasi hitung pada bilangan cacah.
- Menjelaskan bilangan cacah dan pecahan sederhana [seperti , , dan ] yang disajikan pada garis bilangan. Menggunakan bilangan cacah dan pecahan sederhana [seperti , , dan ] yang disajikan pada garis bilangan.
- Menyatakan suatu bilangan sebagai jumlah, selisih, hasil kali, atau hasil bagi dua bilangan cacah. Menilai apakah suatu bilangan dapat dinyatakan sebagai jumlah, selisih, hasil kali, atau hasil bagi dua bilangan cacah.
- Menggeneralisasi ide pecahan sebagai bagian dari keseluruhan menggunakan benda-benda konkret. Menyajikan pecahan sebagai bagian dari keseluruhan menggunakan benda-benda konkret.
- Menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama.
- Mendeskripsikan dan menentukan hubungan antar satuan baku untuk panjang, berat, dan waktu yang umumnya digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan hubungan antarsatuan baku untuk panjang, berat, dan waktu yang umumnya digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
- Menjelaskan dan menentukan luas dan volume dalam satuan tidak baku dengan menggunakan benda konkret. Menyelesaikan masalah luas dan volume dalam satuan tidak baku dengan menggunakan benda konkret.
- Menjelaskan simetri lipat dan simetri putar pada bangun datar menggunakan benda konkret. Mengidentifikasi simetri lipat dan simetri putar pada bangun datar menggunakan benda konkret.
- Menjelaskan dan menentukan keliling bangun datar. Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan keliling bangun datar.
- Menjelaskan sudut, jenis sudut [sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul], dan satuan pengukuran tidak baku. Mengidentifikasi jenis sudut, [sudut siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul], dan satuan pengukuran tidak baku.
- Menganalisis berbagai bangun datar berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki. Mengelompokkan berbagai bangun datar berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki.
- Menjelaskan data berkaitan dengan diri peserta didik yang disajikan dalam diagram gambar. Menyajikan data berkaitan dengan diri peserta didik yang disajikan dalam diagram gambar.
Latihan soal
1. Satu buah semangka dibagi menjadi 3 bagian. Maka setiap bagian bernilai ….
a. 3⁄3
b. 3⁄1
c. 2⁄3
d. 1⁄3
a. 3⁄3
b. 3⁄1
c. 2⁄3
d. 1⁄3

Bagian yang tidak diarsir menunjukkan pecahan ….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar